Unforgettable Holiday with Kids
Catatan Pinggir Meja CSR D~Net

04/07/2008

Libur t’lah tiba, libur t’lah tiba, hore,.. hore,.. hore,…!"

Itulah sepenggal dari lagu yang dinyanyikan oleh Tasya untuk menyambut liburan sekolah yang telah tiba. Ya, sekarang adalah musim liburan. Setiap musim liburan tiba, selalu ada raut kebingungan di wajah para orang tua. Orang tua malah pusing memikirkan aktivitas apa yang enaknya dilakukan bersama sang buah hati; apalagi kalau kedua orang tua bekerja. Wah, malah tambah pusing!

Walaupun belum menjad seorang Ibu, tapi saya juga ikut merasakan kepeningan merencanakan liburan murah – meriah – bermanfaat untuk adik saya. Joan, namanya, masih berusia belia: 8 tahun. Pertengahan bulan Juni lalu dia sudah menerima ‘rapor biru’ yang membuatnya gembira dan semenjak hari itu juga, ia resmi telah libur. “Kak, enaknya kita ngapain ya?”

Enaknya ngapain ya? Itulah sebuah pertanyaan yang membuat para orang tua putar otak. Mengajak anak-anak kita liburan keluar kota, liburan keluar negeri? Mahaal! Tapi, membiarkan anak-anak bengong di rumah saja, kok kasihan. Dalam DNEWS edisi bulan Juli ini, saya ingin memberikan ide-ide kreatif yang bisa menjadi ide untuk menyemarakkan liburan putra-putri Anda.

1. Have fun with IT!
IT atau Information Technology tidak melulu merupakan sarana belajar ‘serius’, namun banyak hal-hal menarik yang bisa kita dapat dari kecanggihan computer dan sebuah akses tanpa batas yang diberikan oleh koneksi internet. Ajak anak-anak untuk mengenal lebih jauh apa itu Internet, misalnya dengan mengunjungi situs-situs khusus anak-anak, seperti Funology (www.funology.com) atau The Kidz Page (www.thekidzpage.com) dimana terdapat banyak ide-ide kreatif untuk memanfaatkan waktu liburan, contohnya resep membuat kue yang gampang, cara mendandani kamar, membuat kerajinan tangan, tebak-tebakan, dan masih banyak lagi. Perkenalkan juga mereka dengan search engine khusus untuk anak-anak: Yahoo Kids (kids.yahoo.com) atau Ask Kids (www.askkids.com).

Anak-anak juga bisa belajar membuat kartu ucapan dengan mudah dan tanpa biaya. Coba saja kunjungi situs ini www.kidscom.com/create/cardmaker/cardmaker.html. Apabila anak-anak Anda sudah beranjak remaja, Anda bisa mengajarinya membuat Power Point Presentation, cara dan fungsi Microsoft Excel atau apabila ia penyuka seni, Anda bisa mengajarinya Adobe Photoshop atau Corel Draw.

2. Menjadi Einstein!
Saya lebih suka menyebutnya liburan pintar, karena kegiatan ‘pintar’ ini pasti memberikan pengetahuan baru kepada anak-anak. Melakukan percobaan-percobaan atau kunjungan ilmiah ke museum atau lokasi-lokasi bersejarah, misalnya. Percobaan-percobaan simple seperti mencampur air dengan minyak, atau menunjukkan perbedaan benda mengapung dan tenggelam. Kalau kita tidak punya ide sama sekali tentang apa dan bagaiamana, kita bisa membeli buku yang menjabarkan tentang berbagai percobaan menarik yang dapat dilakukan sendiri di rumah.

Anda juga bisa mengajarkan anak-anak berkreasi dari benda-benda yang ada di rumah, misalnya: kardus, karton tebal, tripleks bekas, koran bekas, stoples kosong, dsb yang bisa digunakan menjadi media atau pun alat eksperimentasi. Nah, di sinilah peran ayah sangat penting untuk menemani anak laki-laki; dan, peran ibu untuk mau “menyulap” benda-benda yang ada di rumah, menjadi bahan baku yang potensial untuk menciptakan sesuatu.

Kunjungan pintar bisa dilakukan di akhir pekan, misalnya ke candi-candi, tugu (pahlawan) atau ke museum. Mengapa tidak mencoba ke Museum Loka Jaya Srana di daerah Morokrembanan, dimana juga terdapat Planetarium dan koleksi peralatan perang Angkatan Laut RI?

3. Girly things!
Nah, tips yang terakhir ini khusus buat para orang tau yang memiliki anak perempuan! Anak-anak perempuan cenderung mengimitasi apa yang dilakukan oleh ibunya. Waktu dulu saya masih kecil, saya sering mengimitasi ibu saya yang seorang guru. Saya mencoba lipstik-lipstik beliau, bahkan bajunya. Tentu saja kebesaran untuk tubuh mungil saya sewaktu kecil dan lipstiknya pun tidak rapi di bibir. Jika mempunyai anak perempuan, tidak ada salahnya para Ibu mengajak si buah hati untuk melakukan hal-hal perempuan, misalnya memasak atau berdandan.

Banyak sekali situs-situs yang menyediakan resep-resep praktis di dunia maya. Coba saya klik www.sahabatnestle.com. Di sini banyak sekali resep-resep menarik yang patut Anda coba dengan si kecil. Atau www.detikfood.com yang memiliki directory resep masakan paling lengkap! Malas repot? Beli saja bahan-bahan kue siap pakai plus resepnya yang dikemas didalam sebuah kotak, yang sekarang banyak tersedia di supermarket.

Dandan adalah salah satu hal yang ‘cewek banget’. Tidak jarang kita mendapati anak-anak diam-diam mencoba memakai lipstick atau bedak. Nah, liburan kali ini kita bisa mengajarkan mereka berdandan, tapi bukan berdandan yang menor, lho! Ajarkan mereka cara mengikat rambut yang bagus dan rapi. Atau ajarkan mereka untuk menggunakan bedak wajah atau cologne, supaya kalau ke sekolah wajah tidak terlihat kusam dan wanginya tetap segar.

Anda gemar atau bisa menjahit? Mengapa tidak Anda tularkan kebiasaan ini kepada anak Anda! Ajarkan kepada mereka cara menjahit kancing, menambal baju robek, atau menyulam! Wah, pasti mereka senang belajar hal-hal baru!

Nah, bagaimana? Sudah banyak kan tips-tips yang saya berikan? Semoga tips kali ini berguna untuk mengelola liburan kali ini menjadi liburan yang kreatif, fun dan tak terlupakan – baik untuk Anda, juga anak-anak!

Happy holiday!

Source: januar.blog.m3-access.com/posts/9007_Mengelola-Liburan-Anak.html

Back