Last Update : 14/05/2009
Berikut kami sarikan beberapa informasi yang kami peroleh secara online dari
beberapa lembaga pendidikan tentang bersekolah di Amerika Serikat, Australia dan
Jerman, yang merupakan 3 destinasi belajar yang kerap menjadi pilihan bagi pelajar
dari Indonesia.
Amerika Serikat

Amerika
Serikat sampai sekarang menjadi tujuan favorit untuk menempuh ilmu. Keberhasilan
Amerika menjadi Negara Adidaya menjadi daya tarik tersendiri untuk mendalami bidang-bidang
perkuliahan terutama yang berkaitan dengan bidang perekonomian, seni dan dunia
perfilman. Selain itu, Amerika menjadi favorit karena disana terletak universitas-universitas
terbaik di dunia seperti Havard, Princeton, Yale dsb.
Ada beberapa pilihan universitas di AS :
- State College/ University, merupakan universitas negeri yang didukung oleh
pemerintah daerah/Negara bagian.
- Private College/University, adalah universitas swasta yang biasanya memiliki
biaya pendidikan yang lebih tinggi
- Two-Year College, memberikan pendidikan tinggi selama 2 tahun. Lulusan
ini masih harus melanjutkan ke universitas bila ingin mendapatkan gelar Bachelor
- Community College, menawarkan pendidikan 2 tahun yang diselenggarakan oleh
pemerintah/masyarakat dalam suatu komunitas lokal. Banyak layanan khusus kepada
mahasiswa seperti tutorial gratis atau pemawaran kelas sore. Selain itu mereka
juga menawarkan program transfer, juga pilihan vocational (job-training) program.
- Professional School, menawarkan program pendidikan di bidang seni, music,
bisnis dan lainnya. Gelar yang didapat adalah Bachelor
- Technical Institute, mengajarkan bidang seperti teknologi medis atau teknik
industry. Sayang, gelar yang nantinya didapat tidak selalu sama dengan gelar
college/university dan kredit pendidikan tidak diakui dalam program transfer.
- Institute of Technology, membutuhkan waktu sekitar 4 tahun masa belajar
untuk bidang sains dan teknologi. Namun ada juga yang menawarkan program seperti
community dan junior college yang masa belajarnya lebih pendek di bidang yang
lebih mudah.
- Church-related School, merupakan college/universitas yang didirikan oleh
lembaga keagamaan. Mereka juga tidak menutup kemungkinan untuk menerima siswa
dari latar belakang agama dan kepercayaan berbeda.
Siswa yang lulus SMU dapat segera memasuki College/University jika mereka diterima
di universitas yang mereka inginkan. Tapi jika tidak, mereka dapat memasuki Junior
College dan mengikuti program pendidikan 2 tahun sebelum nantinya melanjutkan
ke universitas pilihan. Beberapa jurusan di college/universitas mengharuskan mahasiswa
untuk menempuh Junior College sebelumnya untuk mendapatkan persiapan. Kebanyakan
mahasiswa asing memasuki junior college sebagai persiapan untuk mengenal bahasa
dan budaya. Gelar di Junior College adalah Assosiate Degree yang nantinya dapat
diteruskan ke Universitas dan mengambil gelar Bachelor.
Untuk menempuh pendidikan di Amerika, Anda terlebih dahulu harus memiliki skor
TOEFL minimal 600, dengan kemampuan kecakapan bicara. Syarat ini sangat mutlak,
tidak bisa ditawar. Setelah itu Anda harus melalui tes GRE atau tes kemampuan
akademik dengan skor rata-rata 600-700 dengan semua aspek : kuantitatif, verbal
dan kemampuan analisis. Bagi beberapa universitas, tes ini merupakan syarat administrasi
dimana mereka tetap meloloskan calon mahasiswa yang nilai tesnya standar, sebab
menurut mereka pemilik skor GRE yang rendah bukan berarti tidak memiliki kemampuan
akademik yang memadai. Namun ada juga universitas yang sangat konsisten dalam
menerapkan standar GRE.
Biaya hidup di Amerika bervariasi tergantung di mana Anda menghabiskan masa studi.
Yang pertama harus dipikirkan adalah biaya kuliah yang berbeda-beda tiap universitas.
Kemudian buku dan alat tulis yang diperlukan untuk membeli textbook dan alat-alat
tulis, biaya akomodasi untuk menyewa apartemen dan makanan sehari-hari, serta
kebutuhan pribadi. Rata-rata besarnya biaya adalah US$ 25,000 per tahun. Pembayaran
uang kuliah biasanya dilakukan pada awal semester, termasuk biaya akomodasi dan
biaya lain-lain. Mahasiswa asing disarankan untuk membayar asuransi kesehatan
untuk menghindari mahalnya biaya kesehatan di AS. Rata-rata biaya asuransi adalah
US $500 yang mencakup biaya ke dokter, obat, rawat inap, operasi, ambulans, rontgen,
tes lab dan lain-lain, tapi tidak mencakup perawatan gigi dan pembelian kacamata.
Australia

Selain
Amerika, Australia juga menjadi salah satu tujuan favorit dalam menimba ilmu bagi
para mahasiswa Indonesia. Letak negara yang tak begitu jauh dari Indonesia dan
deretan pilihan universitas berkualitas prima menjadi daya tarik tersendiri, selain
juga biaya pendidikan yang tak sebesar Amerika atau Inggris. Sistem pendidikan
di Australia memiliki standar yang tinggi yang menjamin kualitas lulusannya, diakui
dunia internasional. Berbagai bidang ilmu ditawarkan di Australia dengan biaya
yang bervariasi, hampir mirip dengan kondisi di Indonesia. Namun yang menjadi
favorit di sana adalah program kedokteran, IT dan ekonomi.
Kemampuan bahasa inggris mutlak diperlukan jika ingin melanjutkan studi ke Australia,
dan minimum harus memiliki skor TOEFL sekitar 550 atau IELTS 6. Namun jangan khawatir
jika skor Anda tidak mencukupi batas minimum Anda bisa menghubungi lembaga bahasa
di Australia yang akan membantu untuk mencapai skor yang dibutuhkan sebelum memasuki
universitas. Australia melengkapi beberapa layanan untuk mahasiswa asing seperti
Informasi tambahan dan Orientasi siswa, Dukungan pembelajaran, Pelatihan tambahan
Bahasa Inggris, Konseling akademik, konseling pribadi, saran mengenai Visa, pnduan
memperoleh pekerjaan dan akomodasi, bantuan mendapatkan pengobatan, penjemputan
di bandara ketika datang, dan lain sebagainya.
Jenis-jenis universitas di Australia terbagi menjadi :
- University, menyediakan program dengan level studi Bachelor Degree, Graduate
Certificate, Graduate Diploma, Master Degree, Doctorate (PhD)
- TAFE/Politechnic, menawarkan kursus singkat di berbagai bidang. Level yang
ditawarkan adalah certificate, diploma, dan advance diploma levels. Mereka
juga menawarkan transfer kredit ke universitas tujuan untuk mendapatkan Bachelor
degree.
- Private and specialist Colleges, menawarkan kursus, diploma dan advanced
diploma yang didesain untuk mempertajam keahlian dalam bekerja. Kursus tersebut
berlangsung antara 10 minggu hingga 3 tahun.
Biaya pendidikan masing-masing jurusan berbeda-beda. Untuk jurusan yang banyak
menghabiskan waktu belajar di kelas (Hukum, Seni, Ekonomi, dll) biaya pendidikannya
sekitar A$ 10,000 – 13,000 per semester, sedangkan untuk bidang studi yang
banyak menghabiskan waktu di laboratorium biasanya menghabiskan sekitar A$ 12,000-27,000
per semester. Sedangkan untuk biaya hidup tidaklah semahal seperti di Amerika
atau di Inggris. Di Australia, sebulan rata-rata hanya menghabiskan A$ 1200-1500
untuk akomodasi, makan dan kebutuhan sehari-hari. Enaknya, pemerintah Australia
mengizinkan para mahasiswanya untuk bekerja mendapatkan uang tambahan selama 20
jam perminggu selama semester, dan full time job selama masa liburan. Beberapa
universitas bahkan membantu mahasiswanya untuk mendapatkan pekerjaan.
Cara mendapatkan visa pelajar adalah :
• menunjukkan Letter of Confirmation of Enrolment (surat penerimaan) dari
universitas tujuan
• menujukkan Letter of Offer dari Universitas (surat pemberitahuan)
• tanda terima pembayaran uang kuliah
• Paspor yang masih berlaku
• Medical Report
• Bukti pembayaran Overseas Student Health Cover (OSHC – Asuransi
kesehatan).
Atau cara yang paling mudah adalah melalui agen pendidikan yang secara pasti akan
membantu mengurus semua hal yang dibutuhkan untuk mengurus visa pelajar.
Jerman

Selain
sarjana (S1), banyak mahasiswa lulusan diploma (D3) di Indonesia yang meneruskan
kuliahnya di Jerman. Sebagai tujuan studi, biaya kuliah di sana tergolong lebih
murah ketimbang beberapa negara Eropa lain, di AS atau Australia.
Studi di Jerman memang menarik. Selain jurusan teknik yang memang diakui oleh
dunia, Jerman juga terkenal dengan kedokteran, hukum, bahasa, komputer, ekonomi,
dan masih banyak lagi. Sayangnya, kemampuan bahasa Jerman kerap menjadi penghambat
untuk menikmati pendidikan di sana. Ya, beberapa tahapan memang mensyaratkan perlunya
Bahasa Jerman, selain Bahasa Inggris tentunya
Untuk itu, simak beberapa langkah awal sebagai tips ringan berikut ini:
Berburu
Selain sebetulnya ada agensi yang bisa mengatur, Anda pun bisa mengurus sendiri
rencana dan semua persiapan menimba ilmu di Jerman. Via internet, Yahoo dan
Google akan sangat membantu Anda berburu banyak informasi detail universitas
maupun agensi yang bisa membantu.
Koresponden
Setelah memeroleh data dan universitas pilihan, lakukan korespondensi dengan
pihak sekretariat univesitas bersangkutan. Informasi mulai persyaratan, biaya,
serta fasilitas bisa ditanyakan di sini. Hanya, hubungan koresponden tersebut
harus menggunakan bahasa Jerman (auf Deutsch).
Dokumen
Beberapa dokumen harus diterjemahkan sebelum Anda menyerahkannya. Jika memang
kesulitan dan mendesak, gunakan saja agen penerjemah. Dokumen yang diperlukan
adalah :
• Ijazah Diploma 3/S1 yang telah dilegalisir oleh Univeritas bersangkutan.
• Transkrip nilai Diploma 3/S1 yang telah dilegalisir oleh Univeritas
bersangkutan.
• Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) SMA yang telah dilegalisir Sekolah
dan Depdiknas/Suku Dinas Pendidikan.
• SK hasil Ujian Nasional yang telah dilegalisir oleh Sekolah dan Depdiknas/Suku
Dinas Pendidikan.
• Rapor kelas 3 yang telah dilegalisir oleh Sekolah dan Depdikanas/Suku
Dinas Pendidikan. Proses legalisasi ini pun lebih baik diterjemahkan lebih dulu,
biaya menterjemahkan sekitar Rp.50.000 – Rp.100.000.
Kedutaan
Dokumen-dokumen tersebut juga harus dilegalisir oleh pihak Kedutaan Besar Jerman
di Jakarta. Khusus yang belum pernah melegalisir akan dikenakan biaya sekitar
20 Euro atau lebih, sedangkan untuk fresh graduate diberikan gratis 5 eksemplar.
Keputusan
Kirim dokumen-dokumen tersebut untuk mendapatkan persetujuan pihak universitas.
Jika keputusan pihak universitas memang "menerima" Anda, biasanya
mereka akan mengirim Bescheinigung atau surat izin studi melalui email. Setelah
itu, mereka juga akan mengirim Bescheinigung versi aslinya ke alamat Anda.
Bank Account
Setelah menerima Bescheinigung asli, barulah Anda dapat mengirim aplikasi student
visa di sana. Tetapi sebelum itu, Anda harus lebih dulu membuka Bank Account
di Deutsche Bank dengan besaran biaya yang akan ditentukan kemudian sebagai
jaminan.
Pendidikan tinggi di Jerman terbagi menjadi 2 yaitu :
1. Universitat (UNI) ? lebih menekankan pada pengembangan ilmu pengetahuan dengan
perbandingan 60:40 untuk teori dan praktek
2. Fachhochschule (Applied Univeristy, FH) ? seperti politeknik dengan perbandingan
40 : 60 untuk praktek dan teori.
Jadwal kuliah di Uni adalah Oktober-Maret dan April-September, sedangkan FH
memulainya di bulan Agustus-Januari dan Februari-Juli.
Kuliah di Jerman kini tak lagi gratis. Sejak tahun 2006 mereka memungut biaya
pendidikan dari semua mahasiswa, akibat dari krisis ekonomi yang melanda Negara
tersebut. Namun besarnya biaya pendidikan di Jerman tidaklah semahal di Amerika
atau Australia, yaitu sebesar 500-600 Euro per semesternya, hanya saja sayangnya
biaya hidup lah yang semakin tinggi. Mahasiswa yang belajar di Jerman diperbolehkan
bekerja penuh waktu selama 90 hari atau kerja part time selama 180 hari per
tahun. Mereka juga dapat bekerja di perusahaan yang nantinya mungkin dapat menerima
mereka sebagai pegawai setelah lulus jika performa kerjanya dinilai baik. Pendapatan
perbulan mahasiswa yang bekerja dapat mencapai 400 Euro, dan walaupun terkena
pajak, nantinya pajak itu akan dikembalikan pada akhir tahun penghitungan pajak.
Masih ada beberapa negara tujuan studi lainnya yaitu Jepang, Korea, China dan
lain sebagainya. Setiap negara memberikan peluang tersendiri, tergantung dari
rencana study yang Anda buat. Yang terpenting adalah mencari detail dari setiap
informasi yang diperlukan sehingga rencana masa depan yang Anda impikan dapat
segera terlaksana.
(Disarikan dari berbagai nara sumber)
Back