Last Update : 14/05/2009

Saat
sepuluh tahun lalu, orang-orang bangga bila memiliki ponsel berukuran kecil yang
bisa menyanyikan ringtone simpel dan game sederhana di layar hitam putihnya. Saat
itu, ponsel benar-benar difungsikan sebagai alat komunikasi, yakni telepon genggam.
Pada lima tahun kemudian, ponsel yang banyak diminati adalah yang memiliki fasilitas-fasilitas,
seperti MMS, kamera, pemutar lagu, dan perekam video. Selain untuk berkomunikasi,
banyak pengguna memanfaatkan ponselnya untuk bermain dan sebagai alat hiburan.
Kini tren itu berubah lagi. Namun, pergerakannya justru mengembalikan ponsel menjadi
alat komunikasi. Hanya, kemampuannya jauh lebih canggih dengan tetap dilengkapi
sarana hiburan. Bila dulu sekadar bertelepon dan berkirim SMS, kini lewat ponsel,
orang bisa berkirim e-mail, chatting menggunakan fasilitas messenger, mengirim
suara, bahkan menjelajahi dunia maya dengan cara yang luar biasa.
Ya, ponsel zaman sekarang memiliki kemampuan untuk melakukan komunikasi dan dilengkapi
fasilitas mutakhir yang di masa lalu hanya bisa dilakukan oleh agen rahasia 007,
James Bond misalnya, dengan kelengkapan penentu lokasi (GPS) dan peta. Salah satu
kunci dari kemampuan komunikasi yang unggul adalah fasilitas internet pada ponsel.
"Saat ini orang menggunakan internet untuk berkomunikasi. Dan banyak pengguna
ponsel memiliki koneksi internet di ponselnya. Itulah tren yang akan menjadi masa
depan ponsel," ujar Tom Furlong, Vice President and General Manager Consumer
Messaging Services di Nokia, dalam wawancara per telepon, Jumat (18/4).
Tak heran, bila kemampuan internet inilah yang kemudian banyak diadopsi oleh banyak
gadget, seperti Blackberry, iPhone, dan Nokia. Ponsel tanpa koneksi internet menjadi
barang yang ketinggalan zaman. Ini memang tak lepas dari tren komunikasi saat
ini ketika orang saling berhubungan lewat messenger dan juga situs social networking,
seperti Facebook, Twitter, atau Friendster.
Kecenderungan inilah yang membuat Nokia mengembangkan layanan yang memungkinkan
seseorang login sekali saja menggunakan satu account untuk masuk ke berbagai jaringan
sosial dan layanan messenger. "Kami melihat bahwa kemampuan login sekali
untuk masuk ke berbagai jaringan sosial sepertinya lebih fenomenal daripada membuka
Facebook dan Twitter lalu masuk dengan login masing-masing," ujar Furlong.
Hal itu dimungkinkan berkat sistem sekali login untuk banyak account e-mail, di
mana, dengan Nokia messeging, seseorang bisa merangkum beberapa account e-mail
miliknya dalam satu alamat saja. "Jadi kita akan bisa masuk ke jejaring sosial
tanpa harus login ke situs jaringan sosial tertentu," lanjutnya.
Dikatakan Furlong, ponsel-ponsel baru Nokia telah dilengkapi kemampuan untuk merangkum
account e-mail pengguna. "Kita bisa merangkum account yahoo, google, atau
hotmail, atau masuk ke account OVI mail. OVI mail adalah layanan milik Nokia,"
papar Furlong.
Menggunakan Nokia messaging, seseorang akan bisa merangkum 10 alamat e-mail. "Anda
bisa memiliki dua account gmail, tiga hotmail, yahoo, dan juga Nokia. Untuk membukanya,
Anda cukup sekali login," lanjutnya.
Nah, bila kemampuan seperti ini kelak melengkapi sebagian besar ponsel, maka komunikasi
menggunakan ponsel akan makin marak. Ponsel (yang dilengkapi kemampuan internet)
pun berevolusi menjadi peranti penghubung antara seseorang dan banyak orang lain
dalam tataran dan intensitas yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Sumber : www.kompas.com
Back