Liburan Mengesankan Menaklukkan Arus Liar
04/07/2008
Bagi
Anda yang sudah terlalu bosan berlibur dengan cara yang ‘biasa-biasa saja’,
tak ada salahnya untuk mencoba berlibur dengan cara yang berbeda. Pacu adrenalin
dan bangkitkan rasa petualangan Anda dengan berbasah-basah ria bersama kerabat
maupun keluarga lewat arung jeram. Olahraga yang sudah menjadi tujuan wisata
alternatif ini menyediakan beragam sensasi yang dijamin tidak membuat Anda bosan.
Bagi Anda yang pemula mengenai arung jeram dan mau mencoba, berikut penjelasannya.
Sungai yang dipakai untuk berarung jeram terbagi menjadi level-level kesulitan
Tapi ingat! serendah-rendah level sungai arung jeram bukan untuk anak-anak dibawah
7 tahun. Sungai berjeram dibagi dalam berbagai tingkat kesulitan (kelas), dari
Kelas I (termudah) sampai Kelas VI (tak boleh diarungi).Jeram yang cukup aman
Anda coba bagi pemula berkisar di level 2-3. Berikut adalah sungai-sungai pilihan
bagi pemula:
- Sungai Brantas
Tergolong level 2-3. Jeram yang terkenal disungai ini adalah jeram Suud. Titik
awal pengarungan biasanya dimulai dari Gang Sembilan Gadang sampai ke daerah
Dam Blobo atau daerah Karang Duren, Malang. Pengarungan memakan waktu sekitar
3 jam.
- Sungai Kasembon
Merupakan salah satu sungai yang memiliki banyak jeram, terhitung ada 12 jeram.
Di antaranya adalah jeram selamat datang, jeram uglik-uglik, jeram bayem,
jeram Bejirejo, jeram pilar, jeram delta, jeram Kasembon, jeram pudak, jeram
Pait, jeram zigzag, jeram Bantaran, dan terakhir adalah jeram goodbye. Di
antara itu semua lima diantaranya merupakan jeram yang cukup besar. Arusnya
cukup tenang sehingga cocok untuk wisata sekeluarga. Kasembon Rafting terletak
di desa Bayem Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang sedang sungai yang digunakan
pada tempat ini adalah sungai SumberdAndang dengan panjang jalur untuk tempat
rafting ini adalah 7,5 km atau bagi para rafter pemula dapat ditempuh sekitar
dua jam.
- Sungai Ayung
Sungai Ayung terletak di Desa Petang, Sangeh, Badung Bali. Selain sebagai
sumber irigasi persawahan, sungai ini juga merupakan tempat yang cocok untuk
berwisata Arung Jeram atau lebih dikenal dengan istilah Rafting dengan tingkat
kesulitan level 2. Alam sungai yang masih alami dengan arusnya yang penuh
tantangan membuat wisata arung jeram atau rafting di Bali menjadi salah satu
pilihan favorit para wisatawan yang sedang berlibur di Bali. Sungai Ayung
yang berarti cantik, merupakan sungai terpanjang di Bali, 60 km, dan memiliki
debit air yang besar. Namun yang bisa dijadikan areal rafting hanya 11 km.
Lokasi ini sangat cocok untuk pe-rafting yang pemula karena tidak banyak kesulitan
yang dialami selama rafting. Disamping letaknya di daerah Ubud yang tersohor,
di tebing - tebing sungai Ayung terdapat banyak sekali Resort dan Hotel terkenal.
Sepanjang sungai, Anda juga akan menyaksikan relief Ramayana di tebing sungai,
sangat bagus dan dikerjakan oleh seniman seni ukir batu. Pengarungan kira-kira
memakan waktu 2 jam.
- Sungai Pekalen
Konon, lokasi arung jeram di alur sungai Pekalen, merupakan alur terbaik setelah
sungai Citarik di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Dari segi keamanan wisata,
jeram sungai Kali Pekalen medannya tidak terlalu berbahaya. Tapi, dari sisi
tingkat kesulitan arung jeram, dalam kondisi normal angkanya bervariasi antara
2 – 3+. Nilai itu berada setingkat di atas arung jeram Sungai Ayung
di Bali. Wisata arung jeram Sungai Pekalen menempuh rute sepanjang sembilan
kilometer, berangkat dari Desa Pesawahan di Kecamatan Tiris dan finish di
Desa Condong, Kecamatan Gending. Jarak sembilan km itu ditempuh dengan perahu
karet selama tiga jam.
Di tengah-tengah jalur rute arung jeram, peserta dapat beristirahat selama
30 menit untuk menikmati sajian khas menu jajan desa
- Sungai Ireng-ireng
Wisata ini terletak di kecamatan Senduro sekitar 13 km sebelah barat kota
Lumajang, tepatnya berwisata ini melewati tiga desa yaitu Paguwon, KarangAnom
dan Sentul. Jarak yang ditempuh dari start sampai finish sekitar 12 km dengan
waktu tempuh 2 jam.
- Sungai Citarik
Sungai ini cukup terkenal di antara para penggemar pengarung jeram. Kelasnya
adalah kelas 3. Kondisi airnya cukup jernih dan relatif stabil sepanjang tahun.
Lintasan yang cukup asyik untuk diarungi sepanjang 17 km. Start dapat dimulai
dari Parakan Telu desa Cigelong atau dari Pajagan, desa Cigelong. Sedang finish
di desa Citangkolo, Cikidang atau di desa Cikadu, Pelabuhan Ratu, Jawa barat.
Total pengarungan sekitar 4 jam. Namun pada umumnya pengarungan dimulai dari
Pajagan dan berakhir di desa Cikadu.
Utamakan Selamat
Arung jeram sebenarnya tidak mengerikan jika Anda memakai peralatan memadai.
Penting dan harus diingat, prosedur keselamatan yang ditetapkan wajib dipatuhi
dan diamalkan. Berbagai kecelakaan yang mungkin terjadi dari kegiatan ini disebabkan
ketidaktahuan dan minimnya pengetahuan tentang arung jeram. Karena itu bagi
yang awam atau pemula, perlu didampingi pemandu profesional yang berpengalaman.
Biasanya di beberapa wisata arung jeram, pemandu professional ini sudah tersedia.
Anda akan membayar biaya paket jeram yang termasuk didalamnya safety-gear untuk
berarung jeram sekaligus pemandu yang sudah mumpuni. Hal yang pasti adalah peralatan
stAndar yang dibutuhkan seperti: life jacket/rompi pelampung, helm jeram, sepatu
khusus, dayung (paddle), flip line (tali panjang yang kedua ujungnya disisip
ke karabiner. Flip line berfungsi sebagai alat bantu melepaskan perahu yang
tersangkut. Flip line juga sangat berguna saat membalik perahu, termasuk pegangan
penumpang dalam keadaan tertentu), dan tentu saja perahu (karet) yang memadai.
Nah, sudah siap menaklukkan arus liar??
Selamat bertualang!
Sumber: wisata-bali.com/2008/03/27/rafting-di-sungai-ayung/,
www.sinarharapan.co.id
Back