Imlek Bagi Umat Muslim Keturunan Tionghoa

18/01/2010
Imlek semakin semarak dan sudah merambah ke berbagai kalangan masyarakat. Satu phenomena yang cukup menarik adalah perayaan imlek yang dirayakan oleh kaum Muslim keturunanTionghua.

Pandangan Imlek sebagai ritual keagamaan memang sudah melekat erat dalam benak bangsa Indonesia. Sebaliknya bagi warga keturunan Tionghoa, Imlek tidak berarti ritual keagamaan yang hanya boleh dijalankan di klenteng maupun vihara. Imlek adalah sebuah tradisi yang lebih cocok dikaitkan sebagai budaya para petani di negeri Tiongkok saat menyambut musim semi. Imlek merupakan budaya leluhur etnis Tionghoa untuk bersilaturahmi dengan keluarga.

Perayaan Imlek kali ini memang benar-benar akan meriah karena kaum muslim yang merayakan Imlek pun turut menunjukkan eksistensinya. Mereka berpendapat bahwa memperingati Imlek secara Islam bukan berarti men-Tionghoa-kan masjid atau sebaliknya. Imlek adalah penanda berakhirnya musim dingin dan tibanya musim semi. Bagi masyarakat Tionghoa yang mayoritas petani, musim dingin amat menyedihkan karena tak bisa bercocok tanam. Begitu musim semi tiba, mereka menyambut dengan sukacita.

Imlek tidak lagi hanya milik kaum tertentu saja, namun di Indonesia warga Muslim pun memperingatinya dengan penuh suka cita. Mereka saling berbagi angpao dan mengucapkan selamat tahun baru Imlek kepada mereka yang merayakannya.

Nampaknya perayaan Imlek yang sudah merakyat ini akan menjadi salah satu jembatan yang baik bagi penghargaan kaum Muslim keturunan Tionghoa di Indonesia, karena masih banyak masyarakat yang sampai sekarang memandang aneh Tionghoa Muslim.

Sehingga, Imlek tidak hanya diamini dengan perayaan yang semarak saja tetapi diharapkan agar mampu membawa aspirasi menghilangkan epidemi stereotype terhadap Tionghoa Muslim yang belum diakui keberadaannya.

Seperti kata Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia, "Taman yang berwarna-warni dengan beragam bunga yang indah tentu lebih menarik daripada hutan dengan satu pohon". Perayaan Imlek kini menjadi salah satu bukti indahnya keberagaman budaya yang ada di Indonesia.

Source : dari berbagai sumber


Back