Media Komunikasi D~NET Surabaya, Malang dan Bali

Menkominfo Ingin 4G LTE Jadi Momentum Pertumbuhan Ecommerce

Posted : 7 - 8 - 2015

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama lima operator telekomunikasi Indonesia, XL, Indosat, Telkomsel, Hutchison 3 Indonedia (Tri), dan Smartfren, sudah mendeklarasikan komersialisasi 4G LTE tahap dua. Jaringan internet cepat itu diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ecommerce di berbagai wilayah Tanah Air.

Menggunakan 4G LTE, para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) bisa lebih mudah terhubung ke internet. Dengan demikian, mereka pun bisa masuk ke ranah ecommerce dan menawarkan barang dagangannya ke manapun. "Masa depan kita adalah digital economy. Dan saat ini ada sekitar 5,6 juta UKM di  lndonesia. Dengan adanya 4G ini, semoga mereka bisa masuk ke ecommerce," terang Menkominfo Rudiantara saat video conference dalam Deklarasi Bersama 4G LTE di Banjarmasin.

"Kalau UKM itu 50 persen saja bisa masuk ke ecommerce dengan 4G ini, tentu efeknya pada ekonomi luar biasa. 4G membuka peluang pengembangan seperti itu," imbuhnya. Chief RA, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa peluang yang bisa terbuka oleh internet mobile berkecepatan tinggi bisa lebih luas. Contohnya dalam hal pembuatan aplikasi untuk bidang kesehatan.

Masyarakat yang sakit dan membutuhkan ambulans, bisa memesannya secara online dengan cepat karena menggunakan 4G. Selain itu bisa juga dipakai mengembangkan teleradiologi. "Pembacaan hasil rontgent dikombinasikan dengan 4G, maka hasilnya bisa lebih cepat karena jadi bisa  dibaca dari manapun, tanpa kehadiran fisik di rumah sakit," ujarnya mencontohkan.

Penerapan demikian bisa memberi keuntungan 4G LTE pun bisa dirasakan langsung oleh masyarakat sebagai pengguna dan operator sebagai penyelenggara. Bagi masyarakat, keuntungan itu berupa nilai tambah sedangkan bagi operator berupa ladang bisnis baru berupa layanan data.

"Kita cari value of data business, nggak lagi pipa atau voice dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat agar 4G ada value positioning-nya," ujar Rudiantara dalam teleconference itu.

Sumber: http://tekno.kompas.com/