FOLLOW US :

Layanan Cloud Storage Terbaik untuk Perangkat Android

Posted : 27 - 8 - 2013

Sekalipun belum terlalu populer di Indonesia,  penggunaan cloud storage cepat atau lambat akan menjadi kebutuhan utama bagi pengguna perangkat mobile. Kenapa begitu? Karena saat ini vendor perangkat mobile, seperti smartphone ataupun tablet mulai jarang menyertakan slot microSD pada produknya. Tak hanya itu, menyimpan berkas di cloud storage juga mempunyai keuntungan lain, yaitu relatif lebih aman.

Berkas-berkas tersebut akan tetap tersimpan sekalipun perangkat mobile anda mengalami hal-hal yang tidak diinginkan, seperti rusak atau hilang. Keuntungan lainnya adalah untuk anda yang mempunyai lebih dari satu perangkat mobile, berkas dari perangkat yang satu bisa dengan mudah dipindahkan ke perangkat lainnya. Untuk itulah, kali ini kami akan membahas empat layanan cloud storage yang populer untuk perangkat berbasis Android.

 

Dropbox

Pertama diluncurkan tahun 2007, hingga kini Dropbox adalah salah satu layanan cloud storage yang paling populer. Ketika pertama mendaftar, Anda akan mendapat kapasitas penyimpanan sebesar 2GB, yang bisa bertambah hingga 18GB dengan mereferensikan Dropbox kepada teman-teman anda. Tentu kapasitas tersebut juga bisa ditingkatkan dengan membayarkan sejumlah biaya.

Dengan Dropbox, Anda bisa menyimpan dokumen, foto, dan hampir semua jenis berkas yang banyak digunakan. Berkas tersebut juga bisa dengan mudah dibagikan kepada orang lain dengan menggunakan URL. Ukuran file terbesar yang bisa diunggah dengan perangkat mobile adalah 300MB, namun jika menggunggah menggunakan aplikasi desktopnya untuk PC, ukuran berkas yang diunggah menjadi tak terbatas.

 

Box

Pesaing terdekat Dropbox ini memulai layanannya di tahun 2005. Menyediakan kapasitas penyimpanan gratis sebesar 5GB untuk penggunanya. Untuk layanan gratisnya, ukuran berkas yang bisa diunggah adalah sampai dengan 250MB. Pengguna Box tak sekadar bisa menyimpan berkas dalam layanan ini, juga bisa mengedit, mengatur, dan membagikannya kepada pengguna lain. Tersedia juga widget di home screen yang bisa digunakan untuk memantau berkas yang dikerjakan secara bersama-sama dengan pengguna lain.

 

Ubuntu One

Sering mengambil gambar menggunakan smartphone? Layanan Ubuntu One ini mungkin patut Anda coba. Pengguna layanan ini bisa mengatur opsi agar setiap foto yang diambil menggunakan smartphone terunggah secara otomatis ke dalam server mereka. Tak hanya itu, foto yang diambil menggunakan aplikasi semacam Instagram pun bisa terunggah secara otomatis. Aplikasi ini juga bisa digunakan sebagai pusat sinkronisasi data untuk aplikasi seperti Google+, Facebook, Twitter, dan lainnya. Tak perlu takut kehabisan tempat untuk menyimpan foto, karena Ubuntu One menyediakan kapasitas sebesar 5GB secara cuma-cuma untuk penggunanya.

 

Mediafire

Layanan cloud storage biasanya hanya menyediakan kapasitas dibawah 10GB untuk layanan tak berbayarnya. Namun tak demikian halnya dengan Mediafire. Layanan cloud storage yang sudah terkenal di kalangan pengguna desktop ini memberikan kapasitas penyimpanan sebesar 50GB secara cuma-cuma. Melalui aplikasinya di platform Android, pengguna Mediafire tak sekadar bisa menyimpan berkas. Melihat berbagai dokumen word, spreadsheet, juga berkas presentasi pun bisa dilakukan. Juga menonton video, dan mendengar lagu yang sudah diunggah ke dalam layanan tersebut. Pengguna juga bisa membuat folder agar lebih mudah dalam mengatur berkas-berkas tersebut.

 

SkyDrive

Microsoft pertama merilis Skydrive pada bulan Agustus 2007, namun versi stabil dari layanannya tersebut baru tersedia pada 14 Agustus 2012. Penggunanya akan mendapat kapasitas penyimpanan sebesar 7GB secara cuma-cuma ketika pertama mendaftar. Kapasitas itu juga bisa diperbesar dengan membayar sejumlah biaya untuk layanan premiumnya.

Keunggulan Skydrive adalah dukungannya terhadap web apps seperti Word, Excel, Power Point, dan One Note, di mana penggunanya bisa membuat, mengedit, juga membagikan dokumen tersebut hanya dengan menggunakan peramban. Ukuran berkas maksimal yang bisa diunggah kedalam layanan Skydrive adalah 2GB, dengan menggunakan aplikasi desktop. SkyDrive juga selama ini dikenal sebagai salah satu layanan paling aman.

 

Google Drive

Google memulai layanan cloud storagenya ini pada 24 April 2012. Hampir sama dengan Skydrive, Google juga menyediakan web apps untuk mengolah berbagai jenis berkas seperti word, spreadsheet, ataupun berkas presentasi. Penggunanya juga bisa mengolah satu dokumen secara bersama-sama dengan pengguna lain.

Pengguna layananan Google Drive akan mendapat kapasitas penyimpanan sebesar 5GB secara cuma-cuma. Kapasitas tersebut bisa diperbesar dari 25GB hingga 16TB dengan sejumlah biaya. Ukuran berkas maksimal yang bisa diunggah adalah 10GB.

 

Layanan cloud storage di atas tersedia untuk hampir semua platform yang populer saat ini, seperti Android, iOS, Windows Phone, PC, maupun Mac. Layanan mana yang terbaik? Semua tergantung dengan kebutuhan penggunanya. Jadi, layanan cloud storage manakah yang menjadi pilihan Anda?

Sumber: CHIP.co.id