FOLLOW US :

5 Langkah yang Perlu Diketahui Sebelum Bekerja di Startup

Posted : 27 - 8 - 2013

Sebuah studi dari perusahaan perekrutan di Amerika Serikat, HireArt memberikan lima langkah yang perlu diketahui sebelum bekerja di startup. Berikut ini adalah lima ulasannya:

1. Bekerja untuk startup berarti Anda memiliki kepemilikan atas pekerjaan Anda

Jika Anda sebagai pendiri sebuah perusahaan startup, satu hal yang perlu dilakukan adalah mempercayai tentang rancangan bisnis Anda. Sadarilah bahwa bekerja di startup itu akan melibatkan pekerjaan kasar sangat jauh di bawah perusahaan besar yang sudah stabil.

Seperti seorang pengusaha, Anda harus tahu benar-benar bagaimana perusahaan Anda akan berkembang. Semuanya harus dikerjakan sendiri, menganalisis, mengeksekusi, merancang pasar sesuai dengan bisnis model pengembangan perusahaan yang Anda ingin capai.

2. Jangan melulu melihat keberhasilan orang lain, ketika memulai bisnis startup

Sudah pasti unsur humanis yang membuat kita juga menginginkan kesuksesan seperti yang diraih oleh Instagram dibeli oleh Facebook dengan total kepemilikan cukup menggiurkan.

Tetapi Anda harus menyadari, bahwa hal itu tidak dapat diraih dengan tanpa adanya kerja keras. Dengan kerja keras dan kualitas produk yang dapat diandalkan, membuat Instagram mampu meraih jutaan member Android dalam beberapa hari kemunculannya di Google Play.

Apabila Anda menyadari, sebuah studi Harvard baru-baru ini mencatat bahwa 75% dari startup itu mengalami kegagalan. Jumlah ini sangatlah besar jika dibandingkan dengan startup yang meraih sukses. Untuk itulah, Anda harus mulai memahami kemajuan karir bisnis Anda, apakah startup Anda memperoleh keuntungan yang terencana dari awal yang tercurahkan dalam rencana bisnis, atau rugi. Maka jika rugi, Anda harus memutar otak kembali, bagaimana caranya untuk mencari investor untuk menutupinya.

Tetapi ingat! jika Anda meminjam kepada investor, itu hanyalah jangka waktu sementara bagi startup tersebut bernafas. Anda juga harus mencari cara bagaimana mengembalikan sumber dana tersebut.

 

3. Teliti sebelum memulai bekerja di startup

Apabila Anda adalah pelamar pekerjaan yang sedang mencari kerja di perusahaan startup, ada baiknya untuk menanyakan gaji yang ditawarkan perusahaan tersebut dan dibandingkan dengan perusahaan lainnya.

Jika gaji yang ditawarkan di bawah standar untuk posisi marketing, ada baiknya Anda memikirkan ulang bekerja di startup tersebut. Tetapi jika perusahaan tersebut adalah impian Anda untuk memulai pengembangan diri di industri kreatif, ada baiknya dijadikan batu loncatan, sebelum mendapatkan tempat yang layak. Semangat!

 

4. Anda akan mendapatkan kenyamanan bekerja di dalam startup

Ini tak dapat dipungkiri karena namanya juga usaha rintisan, sudah pasti masih memiliki tim kecil. Di dalam tim kecil tersebut biasanya intrik dan saingan tidak dirasakan satu sama lain, karena semuanya memiliki pembagian tugas yang berbeda.

 

5. Kesempatan besar, membutuhkan tanggung jawab yang besar!

Seperti yang telah diingatkan di dalam langkah-langkah sebelum menggeluti usaha di perusahaan startup di atas, terdapat satu kuncian lagi yang perlu Anda ingat dan dipikirkan.

Apabila memasuki industri startup itu membutuhkan ketahanan fisik dan psikis yang kuat. Jika Anda ingat dengan salah satu pepatah terkenal dari Indonesia; "Berakit-rakit ke hulu, bersenang-senang kemudian."

Seperti kata pepatah, bekerja di perusahaan startup itu awalnya pasti perlu kerja keras dan niat yang ikhlas. Karena di awal bekerja di startup, Anda akan mendapatkan tekanan dari berbagai pihak untuk mencapai hasil, metrik pertumbuhan perusahaan, dan transaksi keuangan yang detail. Jika ada salah satu hal yang terlewatkan, sudah pasti perusahaan Anda akan terhambat pertumbuhannya, atau akan berujung pada hancurnya bisnis.

Sumber: CHIP.co.id