Hemat Energi di Kantor

Posted : 5 - 5 - 2011

Terdapat kesalahan persepsi atau mitos penggunaan komputer yang sering terjadi pada penggunaan sehari-hari, termasuk salah satunya adalah anjuran untuk tidak mematikan komputer. Sebenarnya komputer dirancang untuk menghadapi siklus on/off 40 ribu kali, dan apabila komputer digunakan secara normal maka dapat berusia dari lima hingga tujuh tahun. Sehingga dengan mematikan komputer, kita tidak hanya mengurangi penggunaan energi, tetapi juga mengurangi heat stress pada komputer.

Anggapan kedua mengatakan bahwa dengan mematikan dan kembali menyalakan komputer akan lebih banyak menggunakan energi daripada meninggalkannya dalam keadaan menyala. Sedangkan pada kenyataannya, penggunaan energi yang digunakan CPU untuk melakukan boot up jauh lebih sedikit dibandingkan dengan meninggalkan komputer menyala lebih dari tiga menit.

Selain itu, anggapan bahwa koneksi jaringan akan terputus pada saat komputer dalam kondisi low-power/sleep mode juga tidak benar. Komputer rilisan terbaru dirancang agar tidak mengalami kehilangan koneksi atau data meskipun dalam keadaan sleep mode.

CPU yang dilengkapi dengan teknologi Wake on LAN (WOL) dapat ditinggalkan dalam keadaan sleep mode semalaman dan keesokan harinya pengguna telah menerima data yang dikirim. Berikut ini adalah uraian tips lain untuk Anda agar tetap hemat energi.

  1. Matikan komputer di malam hari sehingga hanya digunakan selama 8 jam – untuk menghemat penggunaan energi hingga 810kWh per tahun dan 67 persen penggunaan.
  2. Sambungkan komputer ke surge protector dengan master control outlet, sehingga secara otomatis dapat mengetahui saat komputer tidak digunakan untuk kemudian memutus sambungan listrik ke komputer dan perlengkapannya.
  3. Belilah layar datar – karena layar datar menggunakan lebih sedikit energi dan tidak membuat mata bekerja lebih keras.
  4. Belilah komputer yang dilengkapi Energy Star. Sebagai catatan, laptop menggunakan lebih sedikit energi dibandingkan desktop.
  5. Rencanakan penggunaan komputer sehingga semua kegiatan dapat diselesaikan dalam satu waktu, dan matikan saat tidak agi digunakan.
  6. Pertimbangkan menggunakan monitor yang lebih kecil – monitor berukuran 14 inci menggunakan 40 persen energi lebih rendah dibandingkan dengan monitor 17 inci.
  7. Aktifkan mode standby/sleep dan pengaturan penggunaan energi.
  8. Lupakan screen saver - screen saver tidak menghemat energi kecuali masih menggunakan monitor monochrome yang lama.
  9. Lihat ulang rancangan dokumen dan email pada layar dari pada mencetaknya.
  10. Matikan monitor saat tidak digunakan dari pada menggunakan screen saver.
  11. Pertimbangkan untuk menggunakan printer ink-jet – walaupun lebih lambat dari pada menggunakan printer laser, tapi inkjet menggunakan 80-90 persen energi lebih sedikit.
  12. Belilah produk tinta yang berbahan dasar dari tumbuhan atau non-minyak – karena produk tersebut dibuat dari sumber yang didaur ulang, membutuhkan lebih sedikit penggunaan materi berbahaya dan menghasilkan warna yang lebih terang dan jernih.
  13. Matikan printer dan semua perangkat pelengkap lainnya apabila tidak digunakan.
  14. Jangan biarkan komputer tetap menyala pada malam hari atau pada akhir minggu.
  15. Pilihlah warna yang gelap sebagai latar belakang tampilan layar, karena tampilan warna terang menggunakan lebih banyak energi.
  16. Kurangi tingkat pencahayaan ruangan pada saat bekerja menggunakan komputer.
  17. Gunakan jaringan dan share printer apabila memungkinkan.
  18. Cetaklah dengan menggunakan kertas daur ulang. Gunakan kertas yang tidak menggunakan klorin dengan 50 hingga 100 persen post-consumer waste.
  19. Cetak di dua sisi kertas.
  20. Komunikasi melalui email sebagai alternatif pengganti memo dan fax.

Sumber: chip


OTHER ARTICLES
© Copyright by D~NET Surabaya 2011 | This site is best viewed with a resolution of 1024x768 (or higher)
back to top