Kecelakaan di Jalan Akibat Ponsel Makin Meningkat

Posted : 1 - 3 - 2011

Sekitar 16 ribu pengemudi diperkirakan tewas dalam kurun 2001 hingga 2007 karena berbicara dan mengirim SMS dengan ponsel sembari mengemudi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan angka SMS mengakibatkan ribuan kematian di jalanan Amerika Serikat.Fernando Wilson dan Jim Stimpson dari University of North Texas Health Science Center membuktikan berbicara di ponsel dapat mengalihkan perhatian pengemudi, meskipun sudah menggunakan hands-free.

Untuk setiap sejuta pelanggan ponsel baru, mereka memperkirakan kenaikan angka kematian sebesar 19 persen lantaran gangguan pengemudi. Pada 2008, 5.870 orang meninggal dalam kecelakaan akibat gangguan dalam mengemudi. Kepemilikan HP dan jumlah SMS yang dikirim pun meningkat tajam dalam waktu yang sama. Karena alasan ini, pelarangan penggunaan ponsel saat berkendara bukanlah tanpa alasan logis. Dalam sebuah riset lain milik National Safety Council, terungkap bahwa sebanyak 1,4 juta kecelakaan terjadi ketika pengemudi berbincang lewat ponselnya. Sementara 200 ribu lainnya akibat pengemudi tengah asyik SMS-an.

Sebelumnya, dari hasil penelitian yang dilakukan Virginia Tech Transportation Institute diketahui bahwa risiko kecelakaan yang terjadi jika seorang pengemudi asyik SMS-an adalah 23 kali lipat dibandingkan mereka yang tidak nyambi. Sementara di Indonesia sendiri gerakan serupa juga gencar dilaksanakan. Pemerintah merespon dengan menerapkan sanksi tegas terhadap pengendara kendaraan bermotor yang menggunakan ponsel saat mengemudi.

Ketua Litbang DPP Organda Tejo Kusumo mengatakan penegakan hukum harus diiringi dengan tindakan tegas. Umumnya pelaku pengguna ponsel saat mengemudi berasal dari seluruh kalangan masyarakat, mulai kelas bawah hingga menengah ke atas. "Sebelum tingkat kecelakaan akibat penggunaan ponsel meningkat, aparat keamanan harus segera melakukan tindakan tegas," katanya.

Data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyebutkan sepanjang tahun 2010 terdapat 6.000 kasus kecelakaan, dimana 135 kasus akibat sedang menggunakan ponsel. "Akibat sedang bertelepon, SMS, BBM atau yang lainnya, konsentrasi pengemudi berkurang," ujar Dirlantas Polda Metro, Kombes Pol Royke Lumowa. Guna menekan angka kecelakaan akibat menggunakan ponsel, pihaknya menindak atau menilang pengendara yang menggunakan ponsel saat mengendarai mobil atau sepeda motor. "Hal ini harus kita lakukan karena menelpon sambil menyetir sangat membahayakan keselamatan bagi pengemudi itu sendiri dan juga pengguna lalu lintas lainnya," ujarnya.

Adapun jumlah denda yang akan dikenakan pagi pelanggaran ini mencapai Rp750 ribu dan ancaman kurungan 3 bulan penjara. Angka itu merupakan denda maksimal, adapun penerapannya tergantung keputusan hakim yang melakukan proses pengadilan. Untuk pengendalian peraturan baru ini, implementasi di lapangan masih bersifat manual, dimana petugas yang sedang patroli akan menindak langsung pengendara yang kedapatan mengemudi sambil menelpon. "Kedepan mungkin lebih bersifat low enforcement seperti menggunakan CCTV, sensor-sensor, jadi berdasarkan sinyal kita merekam atau memotret untuk mengetahui pengendara yang melakukan pelanggaran ini," tambah Roy.

Sedangkan tindakan diatas kertas yang dilakukan yaitu melakukan revisi terhadap Undang-undang lalu lintas nomor 14 tahun 1992 dengan Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Salah satu hal baru yang terdapat Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan adalah larang pengunaan Handphone saat mengendarai kendaraan bermotor.

“Saat ini banyak kasus kecelakaan akibat ulah pengemudi yang mengabaikan larangan menggunakan ponsel saat mengemudikan kendaraan,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Perhubungan RI (Kemenhub), Denny L. Siahaan di Jakarta, Kamis (4/1).
Pihaknya bersama Polri akan melakukan monitoring terhadap pengemudi yang kedapatan berkomunikasi dengan telepon genggam saat mengendari kendaraan di jalan raya.

Nah, sekarang terserah Anda, masih sayang nyawa kah? Makanya, simpan dulu ponsel Anda ketika berkendara!

Sumber: liputan6.com, suarakarya, portalkriminal, detik.net


OTHER ARTICLES