Augmented Reality dan Media Sosial

Posted : 5 - 7 - 2012

Dalam dunia sosial media, Indonesia tercatat sebagai pengguna sosial media terbanyak di dunia. Wakil Atase Pers Kedubes AS Philip Roskamp mengungkapkan, pengguna Facebook di Indonesia masuk pada peringkat dua di dunia, sedangkan pengguna Twitter di Indonesia masuk pada peringkat tiga di dunia.

Sosial media tidak sekedar menyediakan fasilitas sharing dan sekedar chatting. Namun, juga memiliki nilai tambah sebagai penyedia konten informasi. Informasi yang diterima melalui sosial media bersifat real-time, hal ini menjadi kekuatan sosial media sebagai penyedia konten informasi.

Teknologi AR dapat diaplikasikan dalam sosial media. Dengan mengaplikasikan teknologi AR pada sosial media, maka fitur-fitur dalam sosial media dapat diakses dengan lebih interaktif dan memiliki nilai tambah hiburan dan informasi, sebagai nilai tambah dari kekuatan real-time.

Terlebih lagi sosial media saat ini tidak hanya dapat diakses melalui komputer atau laptop saja, tapi juga dapat diakses melalui telepon genggam maupun perangkat mobile.

Salah satu kelebihannya jika kita menggunakan perangkat mobile untuk mengakses sosial media berbasis AR adalah interaktivitasnya. Kita dapat menemukan posisi di mana teman kita berada dengan menggunakan sistem located based Global Positioning System (GPS) yang terintegrasi dengan kamera, dan dapat sekaligus mendapatkan informasi pribadi mengenai teman kita.

Bahkan jika diperlukan dapat juga melakukan video-call secara langsung melalui satu layar kamera. Dengan ini, kita tidak hanya mendapatkan informasi berbentuk tulisan, namun juga dalam bentuk gambar, lagu, video, lokasi, dan semuanya dilakukan secara real-time melalui hanya sebuah aplikasi! Bayangkan betapa kaya interaksi yang dapat dilakukan di dalam aplikasi sosial media dan AR ini.

Selain itu, fitur dalam sosial media yang dapat diaplikasikan menggunakan teknologi AR adalah video conference dan games. Dalam video conference, pengguna cukup mengarahkan wajah pada kamera atau webcam, lalu pada layar akan muncul avatar dengan wajah kita.

Fitur avatar seperti jenis dan warna pakaian pun dapat diubah sendiri oleh pengguna sehingga ada nilai tambah dari sekedar berbicara melalui video conference tersebut. Anda dapat mengubah rambut, pakaian yang dikenakan, maupun aksesoris yang digunakan, melalui video conference. Menyenangkan bukan?

Meskipun penggunaannya masih minim di dunia global, perkembangan sosial media berbasis AR di masa depan akan jauh lebih banyak digunakan. Seiring dengan meningkatnya pengguna sosial media, pasti penggunaan basis teknologi AR pun akan bertambah.

Sumber: www.kompas.com


Follow Us :      

merchant special


quiz DNEWS


Jawablah 3 (tiga) pertanyaan
Quiz edisi Juli- Agustus 2012 ini dengan benar
dan dapatkan 5 hadiah menarik dari Deliberant bagi yang beruntung.

Facebook Page

Archives


    

Tweets



Copyright by D~NET Surabaya 2012