Telkom Bangun `Silicon Valley`di Indonesia

Posted : 6 - 1 - 2012

Ada kabar gembira bagi para penggiat bidang IT (information technology) Indonesia. Saat ini, PT Telkom Tbk tengah membangun pusat pengembangan industri IT di Bandung untuk mewadahi kreasi para ilmuwan IT di tanah air.

Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah mengatakan, pihaknya menyediakan tempat di Bandung sebagai pusat riset untuk pengembangan industri berbasis IT. "Bisa dikatakan semacam Silicon Valley," ujarnya.

Silicon Valley adalah julukan bagi daerah selatan di San Francisco Bay Area, California, Amerika Serikat. Dijuluki Silicon Valley karena daerah ini memiliki banyak perusahaan yang bergerak dalam bidang komputer dan semikonduktor. Beberapa perusahaan yang bermarkas di Silicon Valley di antaranya Adobe Systems, Apple Computer, Cisco Systems, eBay, Google, Hewlett-Packard, Intel, dan Yahoo!

Menurut Rinaldi, Telkom mengundang seluruh ilmuwan IT di Indonesia yang ingin mengembangkan kreasinya. Selain tempat dan fasilitas sebanyak 60 booth, Telkom juga siap mendanai riset. "Kami alokasikan dana Rp 50 miliar," katanya.

Rinaldi mengatakan, para ahli IT bisa mengasah technopreneurship dengan mengreasi produk-produk yang bisa diaplikasikan pada ponsel maupun peralatan telekomunikasi lainnya. "Nanti, hasil produknya bisa dikerjasamakan dengan Telkom atau dengan pabrikan ponsel," ucapnya.

Dengan fasilitas tersebut, Telkom berharap para pembuat program nantinya bisa membuat aplikasi konten, mengetesnya di telepon genggam dan komputer personal, serta mengkaji kemungkinan kerjasama.

Rinaldi menegaskan, penyediaan fasilitas inkubasi ini merupakan salah satu perusahaan untuk mengembangkan industri krearif nasional.

Sementara itu, Ketua Hubungan Masyarakat Ilmuwan dan Teknologi Indonesia (MITI) Warsito P. Taruno mengungkapkan kemampuan tumbuhnya industri berbasis teknologi di Indonesia saat ini menunjukkan kecenderungan yang semakin besar. Bahkan, inisiatif para ilmuwan atau sarjana Indonesia yang mengembangkan industri ini jauh lebih besar dibandingkan ilmuwan atau sarjana di negara ASEAN.

Sumber: metrotvnews.com, lintasberita.com, jpnn.com, vivanews.com